Batik & Kebaya Hari Ini, Makna Selamanya: PLN Indonesia Power UBP Ombilin Gaungkan Semangat Kartini yang Inklusif. “Hari Kartini bukan hanya tentang perempuan, tapi tentang semangat untuk maju bersama,” menjadi narasi kunci yang digaungkan dalam peringatan tersebut.
SAWAHLUNTO, Targetonlinenews.com — Peringatan Hari Kartini 2026 di lingkungan PLN Indonesia Power Unit Bisnis Pembangkitan (UBP) Ombilin berlangsung dengan nuansa kebersamaan dan refleksi mendalam. Mengusung tema “Batik & Kebaya Hari Ini, Makna Selamanya”, peringatan ini tidak hanya menampilkan simbol budaya, tetapi juga menegaskan relevansi nilai perjuangan Kartini dalam kehidupan modern dan dunia kerja.
Dalam momentum tersebut, para pegawai tampak mengenakan batik dan kebaya sebagai bentuk penghormatan terhadap warisan budaya sekaligus representasi identitas nasional. Namun lebih dari itu, pesan utama yang diangkat adalah pentingnya melanjutkan semangat Kartini melalui aksi nyata: berkarya, saling mendukung, dan membangun ruang yang setara tanpa sekat.
“Hari Kartini bukan hanya tentang perempuan, tapi tentang semangat untuk maju bersama,” menjadi narasi kunci yang digaungkan dalam peringatan tersebut.
PLN Indonesia Power UBP Ombilin menekankan bahwa perjuangan Raden Ajeng Kartini telah membuka jalan bagi kesetaraan, namun tantangan masa kini menuntut kolaborasi yang lebih luas. Kesetaraan tidak lagi dipahami sebatas akses, tetapi juga partisipasi aktif seluruh elemen—baik perempuan maupun laki-laki—dalam menciptakan perubahan yang berkelanjutan.
Manajer PLTU Ombilin, Andi Setiawan, menyampaikan bahwa nilai-nilai Kartini harus diterjemahkan dalam budaya kerja yang inklusif dan produktif.
“Semangat Kartini hari ini harus kita maknai sebagai energi kolektif. Di PLN Indonesia Power UBP Ombilin, kami mendorong setiap individu—tanpa memandang gender—untuk berkontribusi, berinovasi, dan saling menguatkan. Kemajuan organisasi hanya bisa dicapai jika kita berjalan bersama, bukan sendiri-sendiri,” ujar Andi.
Ia juga menambahkan bahwa keberagaman perspektif dalam tim menjadi kekuatan strategis dalam menghadapi dinamika industri ketenagalistrikan yang terus berkembang.
“Kartini masa kini adalah kita semua—yang bergerak, yang peduli, dan yang membawa perubahan. Nilai inilah yang kami tanamkan dalam setiap lini kerja,” tambahnya.
Melalui peringatan ini, PLN Indonesia Power UBP Ombilin menegaskan komitmennya dalam membangun lingkungan kerja yang adaptif, setara, dan kolaboratif. Semangat Kartini tidak berhenti sebagai seremoni tahunan, melainkan menjadi prinsip yang terinternalisasi dalam setiap langkah organisasi.
Dengan mengedepankan nilai saling menghargai dan kerja sama lintas peran, PLN Indonesia Power optimistis dapat terus berkontribusi dalam pembangunan nasional, sekaligus menjadi contoh praktik baik dalam penerapan kesetaraan di dunia industri. (Ris1)

