Bukan tentang banyaknya daftar hadir atau ramainya dokumentasi kegiatan. Pertemuan Bulanan Tim Penggerak PKK Kabupaten Tanah Datar kali ini, ia tekankan sebagai ruang untuk belajar, berbagi, dan menyatukan langkah.
BATUSANGKAR-Targetonlinenews.com: Di sebuah ruangan pertemuan yang dipenuhi kebersamaan para perempuan penggerak dari kabupaten hingga nagari, Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Tanah Datar, Ny. Lise Eka Putra, kembali mengingatkan makna terdalam dari sebuah pertemuan rutin.
Bukan tentang banyaknya daftar hadir atau ramainya dokumentasi kegiatan. Pertemuan Bulanan Tim Penggerak PKK Kabupaten Tanah Datar kali ini, ia tekankan sebagai ruang untuk belajar, berbagi, dan menyatukan langkah.
“Alhamdulillah, hari ini kembali bersilaturahmi dalam Pertemuan Bulanan Tim Penggerak PKK Kabupaten Tanah Datar, bersama pengurus PKK kabupaten, kecamatan, dan nagari,” ujar Lise membuka sambutannya dengan hangat.
Di hadapan para pengurus yang hadir, Ketua TP PKK Tanah Datar periode 2025-2030 itu menyampaikan refleksi yang menohok namun membangun. Ia mengajak seluruh kader untuk tidak terjebak pada rutinitas seremonial.
Jangan sampai kita terlalu sibuk melaksanakan kegiatan, tetapi lupa mengukur manfaat dari apa yang kita kerjakan.
Bagi Lise, keberhasilan PKK tidak bisa diukur semata-mata dari kuantitas program yang terlaksana. Tolok ukur yang sejati, kata dia, adalah seberapa besar perubahan dan manfaat yang benar-benar dirasakan oleh masyarakat, oleh keluarga-keluarga di Luhak Nan Tuo.
“Mari terus membangun kebersamaan, saling mendukung, berani mengevaluasi kekurangan, dan tidak lelah mencari solusi,” pesannya.
Ia menyadari, persoalan keluarga dan masyarakat tidak mungkin diselesaikan dalam satu waktu. Namun ia percaya, setiap pertemuan yang dilakukan dengan niat baik harus membawa gerakan itu selangkah lebih dekat menuju perubahan yang lebih baik. Sebuah filosofi yang ia rangkum dalam empat kata kunci: Bersama, Belajar, Berbenah, dan Bergerak.
Pertemuan bulanan kali ini terasa berbeda dengan hadirnya edukasi kesehatan yang dinilai sangat relevan. TP PKK Tanah Datar menghadirkan narasumber dr. Rika Desviorita, MARS, Sp.DVE, yang memberikan edukasi tentang pentingnya menjaga kesehatan kulit dan merawat diri.
Di tengah kesibukan perempuan sebagai pengurus keluarga, organisasi, dan masyarakat, pesan dr. Rika menjadi pengingat yang penting.
Menurut Lise, edukasi tersebut bukan sekadar soal estetika. Merawat diri adalah bentuk penghargaan terhadap diri sendiri, tentang menjaga kesehatan, kebersihan, dan martabat perempuan.
“Merawat diri bukan semata-mata tentang ingin terlihat cantik, tetapi juga tentang menjaga kesehatan, kebersihan, dan menghargai diri sendiri,” ungkap Lise Eka Putra.
Ia pun menguraikan makna kecantikan yang lebih hakiki. Kulit yang sehat memang menjadi dambaan setiap perempuan, namun kecantikan yang sesungguhnya, kata dia, tidak hanya terpancar dari wajah yang terawat. Ia terpancar dari hati yang baik, pikiran yang positif, serta sikap yang membawa kenyamanan bagi orang-orang di sekitar.
Menutup sambutannya, Lise menyampaikan terima kasih kepada dr. Rika Desviorita atas ilmu yang dibagikan, serta kepada seluruh pengurus PKK atas kebersamaan dan semangat yang tak pernah padam.
Ia berharap, PKK Tanah Datar terus diisi oleh perempuan-perempuan yang tidak hanya aktif dalam organisasi, tetapi juga mau belajar, bertumbuh, menjaga kesehatan, dan menghadirkan manfaat nyata bagi lingkungan sekitar.
“Karena PKK yang kuat bukan hanya dibangun oleh program yang baik, tetapi oleh perempuan-perempuan yang mau bergerak, bekerja sama, dan memberi contoh,” tegas istri Bupati Tanah Datar, Eka Putra tersebut.
Pesan itu ia tutup dengan ajakan yang sederhana namun kuat, yang kini menjadi napas gerakan PKK Tanah Datar.
Terus belajar, terus berbenah, dan terus bergerak bersama. (Ris1)

