Bupati Eka Putra Dorong Wali Nagari Aktif Berkoordinasi dengan OPD, Fokus Anggaran dan Stunting. “Saya minta kepada wali nagari untuk segera membuat surat dan berkoordinasi dengan Dinas PU agar dilakukan patching pada jalan-jalan yang rusak di nagari masing-masing,” tegasnya.
BATUSANGKAR, Targetonlinenews.com – Bupati Tanah Datar, Eka Putra, bersama Wakil Bupati Ahmad Fadly, mengadakan silaturahmi dan buka puasa bersama dengan Forum Komunikasi Wali Nagari (FKWN) di Gedung Indojolito Batusangkar pada Senin, 9 Maret 2026. Acara ini bertujuan untuk mempererat hubungan antara Pemerintah Kabupaten Tanah Datar dengan para wali nagari, sekaligus membahas berbagai persoalan yang dihadapi nagari, terutama terkait keterbatasan anggaran.
Ketua FKWN Tanah Datar, Genta Maulana, menyampaikan apresiasi atas inisiatif Bupati. Ia juga berterima kasih atas perjuangan Bupati dalam forum Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI) terkait berkurangnya anggaran nagari.
“Terima kasih kepada Bapak Bupati yang telah mengagendakan silaturahmi dan berbuka puasa bersama kami. Kami juga berterima kasih karena Bapak Bupati telah memperjuangkan aspirasi wali nagari pada forum Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia beberapa waktu lalu terkait berkurangnya anggaran nagari. Mudah-mudahan banyak harapan yang dapat terwujud,” ujar Genta.
Genta menjelaskan bahwa saat ini rata-rata anggaran yang diterima nagari berkisar antara Rp250 juta hingga Rp350 juta, yang dinilai belum cukup untuk melaksanakan program dan kegiatan secara maksimal. Oleh karena itu, FKWN berharap Bupati terus memperjuangkan peningkatan anggaran nagari melalui pemerintah daerah maupun pusat.
Menanggapi hal tersebut, Bupati Eka Putra membenarkan bahwa persoalan anggaran nagari telah disampaikan langsung kepada Kementerian Desa dalam forum APKASI. Ia menyebutkan bahwa Menteri Dalam Negeri dan Menteri Desa telah menyatakan akan melakukan kajian ulang untuk meningkatkan kembali anggaran bagi desa atau nagari.
Selain masalah anggaran, Bupati juga menyoroti persoalan pembangunan infrastruktur, khususnya kondisi jalan. Ia meminta para wali nagari untuk segera berkoordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum (PU) untuk melakukan perbaikan awal seperti penambalan jalan yang berlubang.
“Saya minta kepada wali nagari untuk segera membuat surat dan berkoordinasi dengan Dinas PU agar dilakukan patching pada jalan-jalan yang rusak di nagari masing-masing,” tegasnya.
Bupati juga menekankan pentingnya pengusulan perbaikan irigasi, terutama yang terdampak bencana dan berkaitan dengan pembangunan prioritas yang menyentuh langsung kesejahteraan masyarakat.
Keaktifan wali nagari dalam berkoordinasi dengan perangkat daerah, memantau perkembangan usulan program, serta menjalin komunikasi dengan wakil rakyat, mulai dari DPRD hingga DPR RI, sangat diharapkan.
Wakil Bupati Ahmad Fadly menambahkan, wali nagari juga diminta lebih aktif mensosialisasikan program unggulan pemerintah daerah, khususnya layanan bantuan sosial kesehatan.
“Jangan sampai ada lagi masyarakat yang mengeluhkan pelayanan di kantor wali nagari. Kita harus memastikan masyarakat terbantu, sehingga tidak ada yang terlantar dalam persoalan kesehatan,” ujarnya.
Fadly juga menyoroti penanganan stunting, meminta para wali nagari memastikan program pencegahan dan penurunan stunting berjalan baik.
“Persoalan stunting bukan sekadar angka, tetapi menyangkut masa depan anak-anak kita dan kualitas kehidupan masyarakat ke depan,” katanya.
Sekretaris Daerah Tanah Datar, Abdurrahman Hadi, turut berharap seluruh perangkat daerah dapat terus membangun koordinasi yang baik serta menjaga kekompakan dalam satu kesatuan Pemerintah Kabupaten Tanah Datar. Kegiatan ini juga dihadiri oleh Asisten Pemerintahan dan Kesra Elizar, Kepala Dinas PMDPPKB Herison, para kepala bagian, serta camat se-Kabupaten Tanah Datar. (prokopim/hr-rey)

