Berada di kawasan lereng Kawah Ijen yang telah dikenal dunia, BUM Desa Ijen Lestari berhasil mengembangkan berbagai unit usaha berbasis potensi desa, mulai dari sektor pariwisata, produk kopi khas pegunungan, hingga pengelolaan lingkungan yang melibatkan masyarakat secara aktif
JAKARTA, Targetonlinenews.com – Di tengah semakin kuatnya dorongan pemerintah membangun Indonesia dari desa, Badan Usaha Milik Desa (BUM Desa) Ijen Lestari di Desa Tamansari, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, menjadi salah satu contoh nyata bagaimana potensi lokal mampu diubah menjadi kekuatan ekonomi yang berkelanjutan.
Berada di kawasan lereng Kawah Ijen yang telah dikenal dunia, BUM Desa Ijen Lestari berhasil mengembangkan berbagai unit usaha berbasis potensi desa, mulai dari sektor pariwisata, produk kopi khas pegunungan, hingga pengelolaan lingkungan yang melibatkan masyarakat secara aktif.
Keberhasilan tersebut menjadi bukti bahwa pembangunan desa tidak hanya bergantung pada bantuan pemerintah, tetapi juga pada kolaborasi, inovasi, serta partisipasi warga dalam mengelola sumber daya yang dimiliki.
BUM Desa Ijen Lestari didirikan pada 16 Januari 2015 melalui semangat musyawarah desa. Sejak awal, badan usaha ini diarahkan menjadi instrumen pemberdayaan masyarakat dengan mengoptimalkan kekayaan alam dan budaya Desa Tamansari.
Melalui pengelolaan wisata berbasis masyarakat (community-based tourism), warga tidak hanya menjadi penonton, tetapi juga pelaku utama dalam kegiatan ekonomi. Kesempatan kerja terbuka di berbagai sektor, mulai dari jasa wisata, homestay, kuliner, transportasi lokal, hingga pemasaran produk UMKM.
Selain sektor wisata, kopi khas Ijen menjadi salah satu komoditas unggulan yang turut memperkuat perekonomian desa. Produk kopi yang dihasilkan petani setempat memperoleh nilai tambah melalui pengolahan dan pemasaran yang lebih profesional sehingga mampu menjangkau pasar yang lebih luas.
Di sisi lain, pengelolaan lingkungan juga menjadi perhatian utama. Aktivitas ekonomi yang berkembang tetap diarahkan agar berjalan seiring dengan upaya menjaga kelestarian kawasan pegunungan Ijen sebagai salah satu destinasi wisata alam unggulan Indonesia.
Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Kemendes PDT) menilai kisah BUM Desa Ijen Lestari menjadi inspirasi bagi desa-desa lain di Indonesia.
Dalam publikasi resminya, Kemendes PDT menyampaikan bahwa keberhasilan tersebut lahir dari semangat musyawarah desa, gotong royong, serta keyakinan bahwa setiap desa memiliki potensi yang dapat dikembangkan menjadi sumber kesejahteraan masyarakat.
“BUM Desa Ijen Lestari membuktikan bahwa potensi desa, jika dikelola dengan semangat kolaborasi dan inovasi, dapat menjadi pilar ekonomi masyarakat,” demikian disampaikan Kemendes PDT.
Kementerian juga menegaskan bahwa kisah sukses tersebut bukan semata-mata mengenai keuntungan ekonomi, melainkan bagaimana masyarakat mampu membangun kemandirian desa melalui partisipasi aktif seluruh elemen warga.
Model pembangunan seperti ini dinilai sejalan dengan visi Bangun Desa, Bangun Indonesia, yakni menjadikan desa sebagai pusat pertumbuhan ekonomi yang inklusif, berdaya saing, dan berkelanjutan.
Keberhasilan BUM Desa Ijen Lestari sekaligus memperlihatkan bahwa ketika potensi lokal dipadukan dengan tata kelola yang baik, inovasi, dan kolaborasi masyarakat, desa mampu menjadi motor penggerak ekonomi nasional dari akar rumput.
Momentum menjelang peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia pun menjadi pengingat bahwa kemajuan bangsa dimulai dari desa-desa yang mandiri, produktif, dan mampu menciptakan kesejahteraan bagi masyarakatnya.
Dengan semakin banyaknya BUM Desa yang tumbuh dan berkembang, harapan mewujudkan Desa Tangguh, Indonesia Tumbuh bukan lagi sekadar slogan, melainkan sebuah kenyataan yang terus dibangun melalui kerja bersama dari seluruh pelosok negeri. (Ris1)
Sumber: Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Kemendes PDT).

