Adapun inovasi unggulan yang dipresentasikan Afrizon menitikberatkan pada penguatan fungsi perpustakaan sebagai pusat pemberdayaan masyarakat, bukan sekadar tempat meminjam buku.
SAWAHLUNTO-Targetonlinenews.xom: Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Sawahlunto kembali menunjukkan komitmennya dalam transformasi layanan publik berbasis inklusi sosial. Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Sawahlunto, Afrizon, mempresentasikan inovasi unggulan di hadapan Wali Kota Sawahlunto, Riyanda Putra dan Tim Penilai Sawahlunto Innovation Award (SIA) Tahun 2026, pada Kamis (29/10/2026).
Presentasi yang berlangsung di hadapan Wali Kota dan dewan juri tersebut menjadi penentu penilaian akhir. Pada tahun ini, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Sawahlunto berhasil masuk dalam jajaran Top Five atau lima besar Perangkat Daerah terbaik dalam ajang Sawahlunto Innovation Award Tahun 2026.
Adapun inovasi unggulan yang dipresentasikan Afrizon menitikberatkan pada penguatan fungsi perpustakaan sebagai pusat pemberdayaan masyarakat, bukan sekadar tempat meminjam buku.
“Inovasi yang kami bawa tahun ini adalah Program Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial. Perpustakaan harus hadir memberikan solusi dan keterampilan hidup bagi masyarakat,” ujar Afrizon dalam presentasinya.
Terdapat dua program utama yang menjadi andalan:
1. Kelompok Belajar Inklusi Sosial di Perpustakaan
Program ini membuka ruang belajar gratis bagi masyarakat. Di antaranya adalah Kelompok Belajar Bahasa Inggris (English Group) untuk meningkatkan literasi dan daya saing generasi muda, serta Kelas Keterampilan yang meliputi pelatihan menjahit, merajut, dan menyulam. Program ini menyasar ibu rumah tangga, remaja putus sekolah, dan pelaku UMKM untuk meningkatkan kemandirian ekonomi.
2. Mendongeng Bersama Perpustakaan Keliling
Inovasi untuk menjangkau layanan hingga ke pelosok. Melalui armada perpustakaan keliling, pustakawan tidak hanya membawa buku, tetapi juga melakukan kegiatan mendongeng edukatif bagi anak-anak di sekolah, taman baca, dan nagari/desa. Program ini bertujuan menumbuhkan minat baca sejak dini sekaligus penguatan karakter anak.
Wali Kota Sawahlunto, Riyanda Putra, bersama tim penilai memberikan apresiasi atas konsistensi Dinas Perpustakaan dan Kearsipan dalam melahirkan inovasi yang berdampak langsung kepada masyarakat.
Capaian masuk Top Five SIA 2026 ini mengulang keberhasilan tahun-tahun sebelumnya dan menegaskan posisi Dinas Perpustakaan dan Kearsipan sebagai salah satu OPD paling inovatif di Kota Sawahlunto. Sawahlunto Innovation Award sendiri merupakan ajang tahunan Pemerintah Kota Sawahlunto untuk mendorong budaya inovasi dan peningkatan kualitas pelayanan publik di seluruh perangkat daerah.
Dengan masuknya dalam lima besar, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Sawahlunto berpeluang besar untuk mewakili Kota Sawahlunto dalam kompetisi inovasi tingkat Provinsi Sumatera Barat hingga tingkat nasional. (Ris1)

