Gotong Royong TNI dan Warga, Pembangunan Jembatan Armco di Tanah Datar Capai 52 Persen.Jembatan dengan panjang 10 meter dan lebar 4 meter tersebut menjadi salah satu infrastruktur vital yang diharapkan mampu memperlancar mobilitas warga sekaligus mendukung aktivitas ekonomi masyarakat setempat.
Tanah Datar,Targetonlinenews.com – Sinergi antara TNI dan masyarakat kembali menunjukkan hasil nyata dalam pembangunan infrastruktur di daerah. Pengerjaan jembatan Armco di Jorong Bayua, Nagari Tanjuang Alam, Kecamatan Tanjung Baru, Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat, hingga Selasa (14/4/2026) telah mencapai progres 52 persen.
Jembatan dengan panjang 10 meter dan lebar 4 meter tersebut menjadi salah satu infrastruktur vital yang diharapkan mampu memperlancar mobilitas warga sekaligus mendukung aktivitas ekonomi masyarakat setempat.
Saat ini, pengerjaan difokuskan pada tahap pemasangan pondasi batu di atas cor balok pengikat Armco. Struktur ini menjadi komponen utama dalam menopang kekuatan jembatan agar kokoh serta memiliki daya tahan jangka panjang terhadap beban dan kondisi lingkungan.
Pembangunan jembatan ini melibatkan kolaborasi lintas satuan, yakni personel dari Kodim 0307/Tanah Datar, Detasemen Zeni Tempur (Denzipur), serta YTP 897/Singgalang. Kehadiran aparat TNI yang bekerja bersama masyarakat mencerminkan kuatnya kemanunggalan TNI dengan rakyat dalam mendorong percepatan pembangunan di wilayah.
Sejumlah warga setempat turut ambil bagian secara aktif dalam proses pembangunan, mulai dari pengangkutan material hingga pekerjaan teknis di lapangan. Semangat gotong royong yang ditunjukkan menjadi kekuatan utama dalam mempercepat progres pekerjaan.
Pembangunan jembatan Armco ini dinilai strategis karena menghubungkan akses antarwilayah yang sebelumnya terkendala, terutama saat kondisi cuaca buruk. Dengan adanya jembatan yang lebih layak dan aman, diharapkan distribusi hasil pertanian dan aktivitas ekonomi warga dapat berjalan lebih lancar.
Selain itu, keberadaan jembatan ini juga diharapkan dapat meningkatkan konektivitas antarjorong serta membuka peluang pengembangan wilayah yang lebih luas.
Pihak pelaksana optimistis, dengan dukungan penuh dari masyarakat dan kerja sama lintas sektor, pembangunan jembatan dapat segera rampung sesuai target. Setelah selesai, jembatan ini akan menjadi sarana vital yang menunjang aktivitas harian masyarakat sekaligus memperkuat ketahanan infrastruktur di daerah.
Gotong royong antara TNI dan warga ini kembali menegaskan bahwa pembangunan tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah semata, tetapi juga hasil dari kolaborasi dan partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat. (*Ril)

