oleh

Monev OMI 2026 di MTsN 2 Sawahlunto, Kemenag Pastikan Kompetisi Aman dan Lancar

Kegiatan tersebut dihadiri Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Sawahlunto, Dr. H. Zulkifli, S.Ag., M.M., sebagai bentuk dukungan dan komitmen Kementerian Agama dalam memastikan seluruh rangkaian OMI berlangsung sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan.

 

SAWAHLUNTO—Targetonlinenews.com:  Pelaksanaan Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) Tingkat Kabupaten/Kota Tahun 2026 di Kota Sawahlunto mendapat pengawasan langsung dari jajaran Kementerian Agama. Monitoring dan evaluasi (Monev) dilakukan pada hari kedua pelaksanaan kompetisi di MTsN 2 Kota Sawahlunto, Selasa (8/9/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Sawahlunto, Dr. H. Zulkifli, S.Ag., M.M., sebagai bentuk dukungan dan komitmen Kementerian Agama dalam memastikan seluruh rangkaian OMI berlangsung sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan.

Turut mendampingi dalam kegiatan monitoring, Kasubbag Tata Usaha Kantor Kementerian Agama Kota Sawahlunto H. Mustatir, S.Pd., M.Pd., serta Kepala Seksi Pendidikan Madrasah Syafruddin, M.Pd.

Kehadiran jajaran pimpinan Kementerian Agama tersebut menjadi bagian dari pengawasan terhadap aspek teknis dan pelaksanaan kompetisi, mulai dari kesiapan lokasi hingga kelancaran peserta dalam mengikuti seluruh tahapan lomba.

Pada hari kedua pelaksanaan, kompetisi OMI tingkat Madrasah Tsanawiyah yang dipusatkan di MTsN 2 Kota Sawahlunto diikuti sebanyak 30 peserta. Seluruh peserta mengikuti kompetisi yang dibagi dalam tiga sesi.

Para peserta tampak mengikuti setiap tahapan dengan kesungguhan untuk menunjukkan kemampuan terbaik di bidang akademik. Pelaksanaan kompetisi pun diharapkan tetap menjunjung tinggi prinsip sportivitas dan integritas.

Monitoring dan evaluasi dilakukan untuk memastikan seluruh tahapan OMI berjalan aman, tertib, lancar, serta sesuai dengan mekanisme dan ketentuan pelaksanaan yang berlaku. Selain itu, Monev juga menjadi bentuk perhatian Kementerian Agama terhadap pengembangan potensi dan prestasi peserta didik madrasah.

OMI sendiri diharapkan tidak sekadar menjadi ajang untuk mengukur kemampuan akademik peserta didik. Kompetisi tersebut juga menjadi ruang pembinaan untuk menumbuhkan semangat berprestasi, kepercayaan diri, sportivitas, serta budaya kompetisi yang sehat di lingkungan madrasah.

Pengawasan langsung yang dilakukan jajaran Kementerian Agama diharapkan dapat memastikan setiap peserta memperoleh pengalaman kompetisi yang positif dan berlangsung dalam suasana yang kondusif.

Melalui OMI 2026, madrasah diharapkan terus mendorong lahirnya generasi berprestasi yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga menjunjung tinggi nilai integritas dalam setiap proses kompetisi.

OMI 2026 mengusung semangat: “Berkompetisi dengan Semangat, Berprestasi dengan Integritas.” (Ris1)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *