Namun, keberhasilan MotoPrix 2026 tidak hanya tercermin dari sengitnya persaingan di lintasan. Di balik deru mesin para pembalap, perputaran ekonomi masyarakat, khususnya pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), turut mengalami peningkatan berkat membludaknya jumlah pengunjung
Sawahlunto,Targetonlinenews.com – Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Road Race Pertamax Turbo Aspira Premio MotoPrix 2026 sukses mengubah Sirkuit Permanen Kandi, Kota Sawahlunto, Sumatera Barat, menjadi pusat perhatian pecinta balap motor nasional. Selama dua hari penyelenggaraan, 18–19 Juli 2026, sebanyak 417 starter dari berbagai daerah di Indonesia bertarung dalam 18 kelas balapan, menghadirkan persaingan sengit sekaligus mempertegas posisi Sawahlunto sebagai salah satu destinasi penting olahraga otomotif nasional.
Namun, keberhasilan MotoPrix 2026 tidak hanya tercermin dari sengitnya persaingan di lintasan. Di balik deru mesin para pembalap, perputaran ekonomi masyarakat, khususnya pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), turut mengalami peningkatan berkat membludaknya jumlah pengunjung.
Ajang bergengsi tersebut secara resmi dibuka oleh Wali Kota Sawahlunto Riyanda Putra yang didampingi Wakil Wali Kota Jeffry Hibatullah. Pembukaan juga dihadiri unsur Forkopimda Kota Sawahlunto, Deputi Organisasi Ikatan Motor Indonesia (IMI) Pusat, Deputi Olahraga Sepeda Motor IMI Pusat, serta para sponsor yang mendukung terselenggaranya kejuaraan nasional tersebut.
Kolaborasi antara pemerintah daerah, IMI, sponsor, aparat keamanan, tenaga medis, panitia, hingga masyarakat menjadi fondasi utama suksesnya penyelenggaraan MotoPrix 2026.
Sport Tourism yang Menghidupkan Ekonomi Rakyat
Diperkirakan sekitar 10 ribu penonton memadati kawasan Sirkuit Permanen Kandi selama dua hari pelaksanaan. Kehadiran ribuan pengunjung tersebut memberikan dampak langsung terhadap aktivitas ekonomi lokal.
Stand-stand UMKM yang disiapkan di area sirkuit menjadi salah satu pusat keramaian. Beragam produk kuliner, minuman, kerajinan, hingga produk khas Sawahlunto mendapat perhatian para penonton maupun tim balap yang datang dari berbagai daerah.
Fenomena ini menunjukkan bahwa olahraga tidak lagi hanya dipandang sebagai ajang kompetisi, tetapi telah berkembang menjadi instrumen sport tourism yang mampu menggerakkan ekonomi kerakyatan.
Konsep tersebut sejalan dengan visi Pemerintah Kota Sawahlunto sebagai “Kota Wisata yang Hidup dan Menghidupi”, yakni menjadikan setiap event berskala nasional sebagai peluang menciptakan nilai tambah bagi masyarakat.
Balap Motor Tak Lagi Sekadar Kecepatan
MotoPrix 2026 menjadi contoh bagaimana penyelenggaraan event olahraga mampu menghasilkan efek berganda (multiplier effect). Selain meningkatkan okupansi penginapan, aktivitas transportasi, perdagangan, dan sektor kuliner, kehadiran ribuan pengunjung juga memperluas promosi destinasi wisata Kota Sawahlunto yang berstatus Warisan Dunia UNESCO.
Dalam beberapa tahun terakhir, banyak daerah berlomba mengembangkan sport tourism sebagai strategi pembangunan ekonomi. Sawahlunto mulai menunjukkan bahwa investasi pada penyelenggaraan event olahraga dapat memberikan manfaat yang jauh lebih luas dibanding sekadar mengejar prestasi olahraga.
Keberhasilan menghadirkan ratusan pembalap nasional juga memperkuat citra Sirkuit Permanen Kandi sebagai venue yang layak menjadi tuan rumah berbagai kejuaraan otomotif nasional di masa mendatang.
Sinergi Jadi Kunci Kesuksesan
Pemerintah Kota Sawahlunto menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang berkontribusi menyukseskan penyelenggaraan Kejurnas Road Race Pertamax Turbo Aspira Premio MotoPrix 2026.
Ucapan terima kasih disampaikan kepada para pembalap, IMI, panitia pelaksana, sponsor, Forkopimda, aparat keamanan, tenaga kesehatan, relawan, pelaku UMKM, hingga masyarakat yang turut menjaga kelancaran dan keamanan kegiatan.
Pemerintah berharap keberhasilan MotoPrix 2026 menjadi momentum untuk terus menghadirkan event-event olahraga berskala nasional yang tidak hanya melahirkan atlet berprestasi, tetapi juga membuka ruang pertumbuhan ekonomi bagi masyarakat.
Olahraga Menjadi Investasi Daerah
Keberhasilan MotoPrix 2026 memberikan pesan bahwa penyelenggaraan olahraga modern harus dipandang sebagai investasi pembangunan daerah. Ketika kompetisi mampu menarik ribuan pengunjung, maka manfaatnya tidak berhenti di podium juara, melainkan mengalir ke hotel, restoran, pedagang kaki lima, UMKM, jasa transportasi, hingga destinasi wisata.
Dengan modal fasilitas Sirkuit Permanen Kandi dan dukungan masyarakat yang tinggi, Sawahlunto memiliki peluang besar untuk terus mengembangkan kalender sport tourism nasional. Jika konsisten dikelola secara profesional, event seperti MotoPrix bukan hanya menjadi panggung adu kecepatan para pembalap, tetapi juga mesin penggerak ekonomi kerakyatan yang memperkuat kesejahteraan masyarakat menuju Sawahlunto Maju. (Ris1)

