Site icon TARGET Online News

Musrenbang RKPD 2027 Padang Panjang Digelar, Fokus Pemulihan Pascabencana hingga Penguatan Ekonomi Daerah

 

Kegiatan strategis ini dibuka langsung oleh Wali Kota Padang Panjang, Hendri Arnis, serta dihadiri Wakil Wali Kota Allex Saputra, unsur Forkopimda, DPRD, tokoh masyarakat, tokoh adat, tokoh agama, hingga perwakilan instansi vertikal dan organisasi perangkat daerah (OPD) serta awak media.

 

PADANG PANJANG, Targetonlinenews.com – Pemerintah Kota Padang Panjang mulai memetakan arah pembangunan tahun 2027 melalui Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD yang digelar di Balai Kota, Selasa (31/3/2026). Forum ini menjadi momentum krusial dalam menentukan prioritas pembangunan dengan fokus pada pemulihan pascabencana dan pembangunan berkelanjutan.

 

Kegiatan strategis ini dibuka langsung oleh Wali Kota Padang Panjang, Hendri Arnis, serta dihadiri Wakil Wali Kota Allex Saputra, unsur Forkopimda, DPRD, tokoh masyarakat, tokoh adat, tokoh agama, hingga perwakilan instansi vertikal dan organisasi perangkat daerah (OPD) serta awak media.

 

Dalam arahannya, Hendri Arnis menegaskan bahwa Musrenbang bukan sekadar agenda formalitas, melainkan ruang konkret untuk melahirkan kebijakan yang berdampak langsung bagi masyarakat.

 

“Setiap rupiah anggaran harus kembali untuk kepentingan masyarakat. Musrenbang ini harus menghasilkan solusi nyata, bukan hanya seremonial,” tegasnya.

 

Fokus Pemulihan dan Ketahanan Kota

Pemko Padang Panjang menempatkan percepatan pemulihan pascabencana sebagai prioritas utama, seiring upaya memperkuat ketahanan kota di berbagai sektor. Langkah ini dinilai penting untuk menjaga stabilitas sosial-ekonomi sekaligus meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

 

Selain itu, sektor pendidikan kembali ditegaskan sebagai identitas utama Kota Padang Panjang. Pemerintah kota mendorong pengembangan pendidikan melalui rencana penambahan perguruan tinggi serta penguatan program Sekolah Rakyat dan Sekolah Garuda.

 

Di sektor pariwisata, Pemko menargetkan revitalisasi Pusat Dokumentasi dan Informasi Kebudayaan Minangkabau (PDIKM) agar menjadi destinasi unggulan yang lebih representatif dan berdaya tarik tinggi.

 

Sementara untuk mendukung aktivitas ekonomi, khususnya di kawasan perdagangan, pemerintah merencanakan pembangunan gedung parkir di area Pasar Pusat guna meningkatkan kenyamanan dan kelancaran mobilitas masyarakat.

 

Wali Kota juga mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk aktif memberikan masukan konstruktif dalam perumusan kebijakan pembangunan.

 

“Kolaborasi adalah kunci. Kita butuh ide-ide segar dan inovatif agar pembangunan benar-benar tepat sasaran,” ujarnya.

 

Dari tingkat provinsi, dukungan disampaikan oleh Kepala Biro Organisasi Setda Sumatera Barat, Dina Febriyanti. Ia menekankan pentingnya sinkronisasi antara program pemerintah daerah dan provinsi guna memastikan efektivitas pembangunan.

 

“Padang Panjang memiliki peran penting dalam perekonomian Sumbar, terutama di sektor perdagangan eceran. Perencanaan yang matang dan inovatif akan menjadi kunci keberhasilan,” ungkap Dina.

 

Sebelumnya, Kepala Bidang Perencanaan Makro, Evaluasi, dan Informasi Pembangunan Bappeda Padang Panjang, Sri Endang Mulyati, menjelaskan bahwa Musrenbang RKPD 2027 merupakan tahapan penting dalam siklus perencanaan pembangunan daerah.

 

Ia menyebutkan, proses penyusunan telah melalui serangkaian tahapan partisipatif dengan melibatkan berbagai elemen masyarakat untuk menjaring aspirasi secara komprehensif.

 

“Tujuannya adalah menyepakati prioritas pembangunan serta arah kebijakan yang selaras dengan program pemerintah, baik di tingkat daerah maupun nasional,” jelasnya.

 

Dengan digelarnya Musrenbang ini, Pemko Padang Panjang optimistis mampu merumuskan kebijakan pembangunan 2027 yang adaptif, inklusif, dan berkelanjutan, sekaligus mempercepat pemulihan serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah secara lebih merata.(andes)

Exit mobile version