“Tidak harus hebat hari ini, cukup lebih baik dari kemarin. Karena perubahan besar tidak datang sekaligus, tapi tumbuh dari langkah kecil yang kita jaga setiap hari,” ujar Andi dalam pernyataannya yang juga dibagikan melalui kanal internal dan media sosial resmi perusahaan
Sawahlunto,Targetonlinenews.com — Di tengah tuntutan kinerja dan transformasi sektor energi yang kian dinamis, pesan sederhana namun reflektif disampaikan oleh Manajer PT PLN Indonesia Power Unit Bisnis Pembangkitan (UBP) Ombilin, Andi Setiawan. Ia menekankan bahwa perubahan tidak harus selalu lahir dari lompatan besar, melainkan dari konsistensi memperbaiki diri setiap hari.
“Tidak harus hebat hari ini, cukup lebih baik dari kemarin. Karena perubahan besar tidak datang sekaligus, tapi tumbuh dari langkah kecil yang kita jaga setiap hari,” ujar Andi dalam pernyataannya yang juga dibagikan melalui kanal internal dan media sosial resmi perusahaan.
Pesan tersebut menjadi relevan dalam konteks transformasi PLN Indonesia Power yang terus mendorong peningkatan kinerja operasional, efisiensi, serta penguatan budaya kerja berkelanjutan di seluruh unit pembangkitan, termasuk UBP Ombilin di Sumatera Barat.
Menurut Andi, ritme perubahan yang sehat justru dibangun dari proses bertahap yang terukur. Ia menilai, dalam lingkungan kerja yang kompleks seperti sektor ketenagalistrikan, konsistensi lebih penting dibanding sekadar pencapaian instan.
“Pelan tidak apa-apa, yang penting kita tetap bergerak ke arah yang benar. Kita belajar, kita bertumbuh, dan kita saling menguatkan dalam prosesnya,” katanya.
Pendekatan ini selaras dengan arah kebijakan PLN Indonesia Power yang menekankan penguatan human capital sebagai fondasi transformasi perusahaan. Selain investasi teknologi dan infrastruktur, perusahaan juga terus mendorong pengembangan kompetensi SDM, budaya kolaboratif, serta kepemimpinan adaptif di setiap lini organisasi.
Di UBP Ombilin sendiri, implementasi nilai-nilai tersebut tercermin dalam berbagai program peningkatan kinerja unit, termasuk optimalisasi operasi pembangkit, efisiensi biaya, serta pelaksanaan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) yang berkelanjutan di wilayah sekitar.
Pengamat energi dan kebijakan publik menilai, pendekatan berbasis continuous improvement seperti yang disampaikan Andi Setiawan menjadi kunci dalam menjaga daya saing BUMN energi di tengah transisi menuju energi bersih.
“Transformasi sektor energi tidak hanya soal teknologi, tetapi juga perubahan pola pikir dan budaya kerja. Konsistensi dalam perbaikan kecil justru menjadi fondasi perubahan besar yang berkelanjutan,” ujar seorang analis energi, Herry Koeswanto yang dihubungi secara terpisah.
Menutup pesannya, Andi menegaskan bahwa pencapaian sejati bukan hanya diukur dari hasil akhir, tetapi dari proses yang dijalani secara konsisten.
“Karena pada akhirnya, menjadi baik setiap hari adalah pencapaian yang sesungguhnya,” tutupnya.
Pesan tersebut tidak hanya menjadi refleksi internal bagi insan PLN, tetapi juga relevan secara luas sebagai pengingat bahwa kemajuan, baik di tingkat individu maupun organisasi, dibangun dari disiplin dalam menjaga arah dan konsistensi langkah. (Ris1)

