Program tersebut menjadi bagian dari implementasi tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) yang tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik, tetapi juga pada penguatan kualitas sumber daya manusia, khususnya bagi kelompok yang tengah menjalani proses pembinaan.
Sawahlunto, Targetonlinenews.com : Komitmen terhadap pembangunan sosial yang berkelanjutan kembali ditunjukkan PLN Indonesia Power Unit Bisnis Pembangkitan (UBP) Ombilin. Melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), perusahaan menyalurkan bantuan kepada Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Kelas III Sawahlunto guna mendukung pembinaan dan pemberdayaan warga binaan agar memiliki keterampilan serta kesiapan kembali ke tengah masyarakat.Senin (26/7/26)
Program tersebut menjadi bagian dari implementasi tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) yang tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik, tetapi juga pada penguatan kualitas sumber daya manusia, khususnya bagi kelompok yang tengah menjalani proses pembinaan.
General Manager PLN Indonesia Power UBP Ombilin, Andi Setiawan, mengatakan bahwa pemberdayaan masyarakat merupakan salah satu pilar utama dalam pelaksanaan program TJSL perusahaan. Menurutnya, warga binaan juga memiliki hak untuk memperoleh kesempatan memperbaiki masa depan melalui pendidikan dan pengembangan keterampilan.
“Kami meyakini bahwa membangun masa depan dapat dimulai dengan memberikan kesempatan. Program TJSL ini merupakan bentuk kepedulian PLN Indonesia Power UBP Ombilin dalam mendukung proses pembinaan warga binaan agar memiliki bekal keterampilan, rasa percaya diri, dan harapan baru ketika kembali ke masyarakat. Kami berharap bantuan ini dapat dimanfaatkan secara optimal sehingga memberikan manfaat yang berkelanjutan,” ujar Andi Setiawan.
Ia menambahkan, perusahaan berkomitmen untuk terus menghadirkan program-program TJSL yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat di wilayah operasional perusahaan, sejalan dengan prinsip pembangunan berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs) dan nilai-nilai sosial yang diusung PLN Indonesia Power.
Sementara itu, Kepala Lapas Narkotika Kelas III Sawahlunto, Ressy Setiawan, menyampaikan apresiasi atas kepedulian PLN Indonesia Power UBP Ombilin terhadap proses pembinaan warga binaan.
Menurutnya, dukungan dari dunia usaha menjadi energi positif dalam meningkatkan kualitas program pembinaan yang selama ini dijalankan oleh lapas.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada PLN Indonesia Power UBP Ombilin atas dukungan melalui Program TJSL ini. Bantuan ini sangat berarti untuk memperkuat berbagai kegiatan pembinaan dan pelatihan keterampilan bagi warga binaan. Harapan kami, mereka nantinya memiliki kemampuan yang dapat menjadi bekal untuk hidup mandiri, produktif, dan diterima kembali di tengah masyarakat setelah selesai menjalani masa pidana,” kata Ressy Setiawan.
Ia menegaskan bahwa pembinaan di lembaga pemasyarakatan tidak hanya bertujuan menjalankan fungsi pemidanaan, tetapi juga mempersiapkan warga binaan menjadi pribadi yang lebih baik melalui berbagai program pembinaan kepribadian dan kemandirian.
Program TJSL yang disalurkan PLN Indonesia Power UBP Ombilin diharapkan mampu mendukung pelaksanaan pelatihan keterampilan secara lebih optimal. Dengan bekal pengetahuan dan kemampuan yang dimiliki, warga binaan diharapkan dapat membuka peluang usaha maupun memperoleh pekerjaan setelah bebas, sehingga risiko mengulangi tindak pidana dapat diminimalkan.
Kolaborasi antara perusahaan dan lembaga pemasyarakatan ini juga mencerminkan pentingnya sinergi berbagai pihak dalam membangun sistem pembinaan yang lebih efektif. Pemberdayaan warga binaan dipandang sebagai investasi sosial jangka panjang yang tidak hanya memberikan manfaat bagi individu, tetapi juga berkontribusi terhadap terciptanya keamanan, kesejahteraan, dan pembangunan masyarakat secara berkelanjutan.
Melalui program tersebut, PLN Indonesia Power UBP Ombilin kembali menegaskan bahwa setiap langkah kecil untuk memberdayakan masyarakat hari ini merupakan investasi bagi masa depan yang lebih baik, sekaligus memperkuat komitmen perusahaan dalam menghadirkan manfaat nyata bagi lingkungan dan masyarakat di sekitar wilayah operasionalnya. (Ris1)
