Site icon TARGET Online News

Untuk Ketiga Kalinya! Rumah di Perumnas Lembah Santur Sawahlunto Dibobol Maling, Uang Tunai Rp10 Juta Raib

 

Peristiwa ini menambah daftar kasus pencurian yang meresahkan warga Perumnas Lembah Santur. Warga berharap aparat kepolisian segera mengungkap pelaku agar kejadian serupa tidak terus berulang.

 

Sawahlunto, Targetonlinenews.com – Aksi pencurian kembali menghantui warga Perumnas Lembah Santur, Kecamatan Barangin, Kota Sawahlunto, Sumatera Barat. Sebuah rumah milik pasangan Erwin dan Ni Nel dilaporkan dibobol maling saat ditinggalkan ke Bukittinggi. Peristiwa ini disebut menjadi kasus pencurian ketiga yang terjadi di kawasan tersebut dalam waktu yang relatif berdekatan.

Korban baru mengetahui rumahnya telah disatroni pelaku pada Kamis pagi (23/7/2026) setelah kembali dari perjalanan ke Bukittinggi.

Saat memasuki rumah, korban mendapati kondisi tempat tinggalnya telah berantakan. Sejumlah ruangan diacak-acak oleh pelaku yang diduga mencari barang berharga.

Menurut keterangan yang diperoleh dari korban, uang tunai sekitar Rp10 juta yang disimpan di dalam rumah dilaporkan hilang. Sementara itu, sejumlah barang elektronik dan kendaraan seperti televisi serta sepeda motor dipastikan masih berada di tempat dan tidak dibawa pelaku.

“Rumah diacak-acak seperti habis digeledah. Uang tunai sekitar Rp10 juta hilang, tetapi televisi, sepeda motor, dan barang lainnya masih ada,” ujar korban.

Peristiwa ini menambah daftar kasus pencurian yang meresahkan warga Perumnas Lembah Santur. Warga berharap aparat kepolisian segera mengungkap pelaku agar kejadian serupa tidak terus berulang.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak Polres Sawahlunto mengenai kronologi lengkap maupun hasil penyelidikan di lokasi kejadian. Polisi diharapkan segera melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengumpulkan barang bukti, serta memeriksa rekaman CCTV di sekitar lokasi apabila tersedia.

Maraknya aksi pencurian tersebut juga mendorong warga untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama saat meninggalkan rumah dalam keadaan kosong. Masyarakat berharap patroli keamanan di kawasan permukiman dapat lebih ditingkatkan guna mencegah tindak kriminal serupa.(Ris1)

 

 

Exit mobile version