Pada Series 5 dan Series 6 yang digelar beruntun, Federasi Olahraga Domino Nasional – ORADO Sawahlunto menyajikan duel yang ketat dari babak penyisihan hingga final.
SAWAHLUNTO-Targetonlinenews.com: Jika olahraga besar butuh stadion megah, domino di Sawahlunto cukup butuh satu meja, kepingan yang berderak, dan kepala yang dingin.
Dua hari, dua partai puncak, dua juara berbeda. ORADO Domino Series Sawahlunto kembali membuktikan bahwa domino bukan soal hoki. Ini olahraga berpikir.
Pada Series 5 dan Series 6 yang digelar beruntun, Federasi Olahraga Domino Nasional – ORADO Sawahlunto menyajikan duel yang ketat dari babak penyisihan hingga final.
Series 5: GANG III Kunci Gelar Lewat Konsistensi
Final Series 5 mempertemukan Team GANG III melawan SKAKSTER. GANG III yang diperkuat Aldo dan Benny berhadapan dengan Anton-Megi dari SKAKSTER.
Laga berjalan dalam tensi tinggi. Adu baca permainan, adu ketenangan. Satu salah kalkulasi, papan bisa berbalik. Namun GANG III tampil lebih stabil di momen-momen krusial dan mengunci gelar juara Series 5.
Series 6: Giliran ANC Rebut Tahta
Euforia belum reda, tahta sudah berpindah.
Di final Series 6, Team Pradhana yang diisi Rio dan Oyon harus mengakui keunggulan Team ANC. Duet Anto dan Uwak Hilman tampil presisi, setiap keping jadi bagian dari kalkulasi panjang.
Kemenangan ini memastikan ANC keluar sebagai jawara Series 6. Artinya, dalam dua seri beruntun, Sawahlunto melahirkan dua penguasa baru: GANG III dan ANC.
Lebih dari Sekadar Meja Domino
Yang menarik dari ORADO Series bukan hanya soal siapa yang juara. Di balik derak domino, ada ekonomi warga yang ikut bergerak.
Hal itu diakui Uwak Hilman, anggota pasangan juara ANC di Series 6 yang juga Anggota DPRD Kota Sawahlunto Fraksi PPP. Dihubungi Minggu, 4 Oktober 2026, ia menyebut domino sudah tidak bisa lagi dipandang sebelah mata.
“Di samping menjadi bagian dari olahraga berpikir yang sudah resmi di bawah naungan KONI, kegiatan ORADO Series ini juga membuat warung-warung ataupun kedai menjadi hidup karena terdongkraknya omset penjualan,” ujarnya.
Menurut dia, kehadiran peserta, pendukung, dan penonton di setiap seri memberi efek domino – secara harfiah – bagi UMKM sekitar lokasi.
“Ada olahraga, ada silaturahmi, sekaligus ada ekonomi masyarakat yang bergerak,” katanya.
ORADO Sawahlunto memang sedang membangun ekosistemnya sendiri. Tidak melulu soal prestasi, tapi soal keberlanjutan. Kompetisi rutin digelar untuk menjaga denyut olahraga berpikir ini, sekaligus menyaring talenta yang kelak bisa dibina menjadi atlet domino prestasi.
Karena pada akhirnya, olahraga tidak selalu lahir dari gedung ber-AC. Ia bisa tumbuh dari kedai sederhana, dari meja yang dikerumuni penonton, lalu menjelma jadi kompetisi terstruktur.
Di Sawahlunto, proses itu sedang terjadi. (Ris1)















Komentar