oleh

Bank Nagari Sawahlunto Ingatkan Warga Waspada Phishing, Kacab Ulfadli: Jangan Pernah Berikan PIN dan OTP

Bank Nagari Sawahlunto Ingatkan Warga Waspada Phishing, Kacab Ulfadli: Jangan Pernah Berikan PIN dan OTP.Ulfardhi menegaskan, pelaku phishing umumnya menggunakan berbagai cara untuk mengelabui korban, seperti mengaku dari dinas tertentu, pihak bank, atau lembaga resmi lainnya, hingga mengirimkan tautan mencurigakan dan meminta data pribadi.

 

SAWAHLUNTO,Targetonlinenews.com – Maraknya kasus penipuan digital (phishing) yang menyasar nasabah perbankan menjadi perhatian serius Bank Nagari Cabang Sawahlunto. Kepala Cabang Bank Nagari Sawahlunto, Ulfardhi Basral, mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dan tidak mudah percaya terhadap berbagai modus penipuan yang mengatasnamakan instansi resmi.

Ulfardhi menegaskan, pelaku phishing umumnya menggunakan berbagai cara untuk mengelabui korban, seperti mengaku dari dinas tertentu, pihak bank, atau lembaga resmi lainnya, hingga mengirimkan tautan mencurigakan dan meminta data pribadi.

“Modus yang sering terjadi adalah pelaku berpura-pura sebagai petugas, kemudian meminta data sensitif seperti PIN, password, atau kode OTP. Kami tegaskan, Bank Nagari tidak pernah meminta data rahasia tersebut dalam kondisi apa pun,” ujar Ulfardhi, Sabtu (11/4).

Ia menjelaskan, phishing merupakan bentuk kejahatan siber yang bertujuan mencuri informasi penting nasabah. Data tersebut kemudian digunakan pelaku untuk mengakses rekening dan menguras saldo korban.

“Biasanya korban diarahkan untuk mengklik link palsu atau situs tidak resmi. Sekali data masuk ke pelaku, risiko kehilangan dana sangat besar,” jelasnya.

Ulfardhi juga mengingatkan masyarakat agar selalu memastikan sumber informasi yang diterima, terutama yang berkaitan dengan layanan perbankan.

Nasabah diminta hanya mengakses kanal resmi Bank Nagari dan tidak menanggapi pesan mencurigakan.
Beberapa langkah pencegahan yang disarankan antara lain:
Tidak membagikan PIN, password, maupun kode OTP kepada siapa pun
Tidak mengklik tautan dari sumber yang tidak jelas
Menghindari mengunduh aplikasi di luar platform resmi
Segera menghubungi call center resmi jika menemukan aktivitas mencurigakan

“Jika ada indikasi penipuan atau transaksi yang tidak dikenali, segera hubungi Call Center Bank Nagari 150234 atau datang langsung ke kantor cabang terdekat,” tambahnya.

Lebih lanjut, Ulfardhi menekankan pentingnya literasi digital masyarakat di tengah meningkatnya transaksi keuangan berbasis elektronik. Menurutnya, kewaspadaan nasabah menjadi kunci utama dalam mencegah kejahatan siber.

“Keamanan transaksi bukan hanya tanggung jawab bank, tetapi juga nasabah. Jangan sampai lengah, karena pelaku terus mencari celah dengan berbagai modus baru,” tegasnya.

Bank Nagari sendiri secara berkelanjutan melakukan edukasi kepada masyarakat terkait keamanan transaksi digital, sebagai bagian dari komitmen perlindungan nasabah.
Dengan meningkatnya kesadaran dan kehati-hatian, diharapkan masyarakat dapat terhindar dari jerat phishing yang kian marak terjadi. (Ris1)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *