Ketua KPK Setyo Budiyanto membenarkan adanya kegiatan penindakan tersebut. “Benar, sedang ada kegiatan di lapangan,” kata Setyo di Jakarta.
JAKARTA–Targetonlinenews.com: Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) terhadap kepala daerah. Kali ini Bupati Bolaang Mongondow Utara (Bolmut) Sirajudin Lasena diamankan bersama 13 orang lainnya, Senin (21/9/2026).
Ketua KPK Setyo Budiyanto membenarkan adanya kegiatan penindakan tersebut. “Benar, sedang ada kegiatan di lapangan,” kata Setyo di Jakarta.
Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengungkapkan total 14 orang diamankan. Rinciannya, lima orang diamankan di Jakarta termasuk Bupati Bolmut Sirajudin Lasena, delapan orang diamankan di wilayah Sulawesi Utara termasuk Kabupaten Bolmut, dan satu orang lainnya ditangkap di wilayah Gorontalo.
“Pihak yang diamankan ada Bupati, Kepala Dinas, kemudian ASN lain, dan juga pihak-pihak swasta,” ujar Budi.
Perkara ini diduga berkaitan dengan penerimaan oleh penyelenggara negara di lingkungan Pemkab Bolmut terkait proyek-proyek pemerintah daerah, termasuk pembangunan infrastruktur jalan di Dinas PUPR.
Dalam operasi tersebut, KPK juga menyita barang bukti uang tunai dalam mata uang rupiah dengan nilai ratusan juta rupiah dari sejumlah lokasi.
Sirajudin Lasena lahir di Boroko, 8 Januari 1975. Ia merupakan birokrat yang pernah menjabat Kepala BPKD Bolmut dan Pj Bupati Bolmut 2023-2024. Ia terpilih sebagai Bupati Bolmut periode 2025-2030 bersama Wakil Bupati Mohammad Aditya Pontoh pada Pilkada 2024 dan dilantik 20 Februari 2025.
Saat ini 14 orang tersebut masih menjalani pemeriksaan intensif di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan. KPK menyatakan akan mengumumkan konstruksi perkara secara lengkap setelah pemeriksaan 1×24 jam.
OTT ini menambah panjang daftar kepala daerah yang terjerat korupsi pada tahun 2026. KPK menegaskan komitmennya menindak praktik korupsi pada sektor pengadaan barang dan jasa infrastruktur daerah. (Ris1)















Komentar