Pergi untuk menimba ilmu, kembali untuk membangun negeri,” demikian pesan yang disampaikan Seskab Teddy Indra Wijaya melalui keterangan resminya usai pertemuan.
JAKARTA,Targetonlinenews.com – Pemerintah terus memperkuat investasi di sektor sumber daya manusia melalui Program Beasiswa Garuda, sebuah skema beasiswa luar negeri yang menjadi bagian dari Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) Presiden Prabowo Subianto. Program ini ditujukan untuk mencetak generasi unggul Indonesia yang mampu bersaing di tingkat global sekaligus kembali mengabdi membangun bangsa.
Komitmen tersebut kembali ditegaskan dalam pertemuan Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya dengan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Prof. Brian Yuliarto pada Kamis, (16/7/26.)
Dalam pertemuan tersebut, keduanya membahas berbagai langkah strategis untuk meningkatkan kualitas pendidikan tinggi nasional sekaligus memperluas akses bagi putra-putri terbaik Indonesia agar dapat menempuh pendidikan di universitas-universitas terbaik dunia.
“Pergi untuk menimba ilmu, kembali untuk membangun negeri,” demikian pesan yang disampaikan Seskab Teddy Indra Wijaya melalui keterangan resminya usai pertemuan.
Lebih dari 400 Mahasiswa Berangkat Setiap Tahun
Salah satu fokus pembahasan adalah keberlanjutan Beasiswa Garuda, yang mulai dijalankan sejak tahun 2025.
Melalui program tersebut, lebih dari 400 talenta terbaik Indonesia setiap tahun memperoleh kesempatan melanjutkan studi jenjang sarjana (S1) di berbagai perguruan tinggi bergengsi dunia.
Daftar kampus tujuan mencakup sejumlah universitas terbaik dunia, antara lain:
University of Oxford
University of California, Berkeley
Imperial College London
University College London (UCL)
Korea Advanced Institute of Science and Technology (KAIST)
Tsinghua University
serta berbagai universitas unggulan internasional lainnya.
Program ini diharapkan mampu memperluas akses pendidikan global bagi generasi muda Indonesia yang memiliki prestasi akademik dan potensi kepemimpinan.
Investasi Terbaik Ada pada Manusia
Menurut Seskab Teddy Indra Wijaya, Presiden Prabowo Subianto memandang pembangunan sumber daya manusia sebagai investasi paling strategis bagi masa depan Indonesia.
Karena itu, Beasiswa Garuda tidak hanya berorientasi pada pengiriman mahasiswa ke luar negeri, tetapi juga dirancang untuk membangun ekosistem kepemimpinan nasional di masa depan.
Program tersebut diarahkan untuk melahirkan: ilmuwan, peneliti, inovator, teknokrat, profesional,
serta pemimpin bangsa yang memiliki pengalaman internasional namun tetap memiliki komitmen mengabdi kepada Indonesia.
“Pendidikan berkualitas merupakan fondasi utama dalam mewujudkan Indonesia maju dan berdaya saing global,” menjadi semangat yang terus didorong pemerintah melalui berbagai program pengembangan SDM.
Dorong Anak Bangsa Berani Bermimpi Besar
Pemerintah berharap semakin banyak pelajar Indonesia yang memiliki keberanian untuk mengejar pendidikan di kampus-kampus terbaik dunia.
Selain memperoleh ilmu pengetahuan dan pengalaman internasional, para penerima Beasiswa Garuda diharapkan kembali ke Tanah Air untuk berkontribusi dalam pembangunan nasional di berbagai sektor strategis.
Semangat “brain gain” atau kembalinya talenta terbaik ke Indonesia menjadi salah satu tujuan utama program tersebut, sehingga investasi negara terhadap pendidikan dapat memberikan manfaat nyata bagi kemajuan bangsa.
Pendidikan Jadi Pilar Indonesia Emas 2045
Penguatan kualitas pendidikan tinggi merupakan bagian penting dalam upaya menyiapkan sumber daya manusia menuju visi Indonesia Emas 2045.
Melalui Beasiswa Garuda, pemerintah berupaya mempercepat lahirnya generasi muda yang memiliki kompetensi global, kemampuan riset, inovasi teknologi, serta kepemimpinan yang dibutuhkan untuk menghadapi tantangan masa depan.
Dengan semakin banyaknya mahasiswa Indonesia yang memperoleh kesempatan belajar di universitas kelas dunia, pemerintah optimistis kualitas SDM nasional akan semakin meningkat dan menjadi modal utama dalam memperkuat daya saing Indonesia di tingkat internasional.(Ris1)














Komentar