Korban meninggal dunia masing-masing adalah pengemudi mobil Raden Muhammad Feriansyah (46), istrinya Yuniarti Farlina (46), Intan (28), serta Kopli Anwar (70).
TULANG BAWANG,Targetonlinenews.com — Perjalanan pulang usai menghabiskan liburan keluarga di Yogyakarta berubah menjadi tragedi memilukan bagi satu keluarga asal Sumatera Selatan. Empat orang meninggal dunia setelah mobil Toyota Avanza yang mereka tumpangi menabrak bagian belakang sebuah truk trailer di ruas Tol Terbanggi Besar–Simpang Pematang–Kayu Agung (Terpeka), KM 187+600 Jalur A, Kabupaten Tulang Bawang, Lampung, Sabtu (11/7/2026) sekitar pukul 16.00 WIB.
Korban meninggal dunia masing-masing adalah pengemudi mobil Raden Muhammad Feriansyah (46), istrinya Yuniarti Farlina (46), Intan (28), serta Kopli Anwar (70).
Sementara itu, Azikra (17), siswi kelas XII SMA Negeri 2 Lahat, menjadi satu-satunya penumpang yang selamat. Namun remaja tersebut mengalami luka berat dan hingga kini masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit.
Kasat Lantas Polres Tulang Bawang AKP Ayu Tiara Kanchika mengatakan, berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) dan keterangan sejumlah saksi, kecelakaan diduga dipicu hilangnya konsentrasi pengemudi akibat mengantuk.
“Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara dan keterangan saksi, pengemudi diduga kehilangan konsentrasi karena mengantuk sehingga kendaraan menabrak bagian belakang truk Hino trailer yang berada di depannya,” ujar AKP Ayu Tiara Kanchika saat dikonfirmasi, Minggu (12/7/2026).
Benturan keras menyebabkan bagian depan Toyota Avanza bernomor polisi BG 1069 IH ringsek parah. Raden Muhammad Feriansyah meninggal dunia di lokasi kejadian, sementara tiga korban lainnya meninggal saat dalam perjalanan menuju rumah sakit dan setelah mendapatkan penanganan medis.
Diduga Dipicu Microsleep
Hasil penyelidikan awal menunjukkan kondisi jalan tol saat kecelakaan berlangsung berada dalam keadaan baik. Jalan lurus dengan permukaan beton bergaris (grooving), cuaca cerah, dan arus lalu lintas relatif normal.
Polisi tidak menemukan indikasi bahwa faktor cuaca maupun kondisi jalan menjadi penyebab utama kecelakaan.
“Tidak ditemukan indikasi faktor cuaca maupun kondisi jalan sebagai penyebab utama. Dugaan sementara, kecelakaan dipicu faktor human error karena pengemudi kehilangan konsentrasi akibat mengantuk,” kata Ayu.
Truk Hino trailer bernomor polisi B 9924 UIY yang dikemudikan Erwan (36), warga Kabupaten Majalengka, Jawa Barat, diketahui berada di lajurnya saat insiden terjadi. Pengemudi truk tidak mengalami luka dalam peristiwa tersebut.
Polisi Masih Lakukan Penyelidikan
Satlantas Polres Tulang Bawang masih mendalami penyebab pasti kecelakaan dengan memeriksa sejumlah saksi serta melengkapi hasil olah TKP.
Selain itu, polisi juga mengingatkan masyarakat agar tidak memaksakan diri mengemudi saat kondisi tubuh mulai lelah, terutama dalam perjalanan jarak jauh usai musim liburan.
“Kami mengimbau pengguna jalan tol agar memanfaatkan rest area untuk beristirahat apabila mulai mengantuk. Jangan memaksakan mengemudi karena microsleep beberapa detik saja dapat berakibat fatal,” tegas AKP Ayu.
Akibat kecelakaan tersebut, Toyota Avanza mengalami kerusakan berat pada bagian depan, sedangkan truk Hino trailer mengalami kerusakan di bagian belakang. Polisi memperkirakan total kerugian material mencapai sekitar Rp20 juta.
Kasus kecelakaan maut ini masih dalam penanganan Satlantas Polres Tulang Bawang.
Imbauan Keselamatan
Peristiwa ini kembali menjadi pengingat bahwa kelelahan dan microsleep masih menjadi salah satu penyebab utama kecelakaan lalu lintas di jalan tol. Pengendara disarankan beristirahat setiap dua hingga empat jam perjalanan, memanfaatkan rest area, serta tidak memaksakan mengemudi ketika mulai mengantuk demi menghindari risiko kecelakaan yang dapat berakibat fatal.(Ris1)










Komentar