Kakankemenag Sawahlunto Lepas Siswa MTsN 1 Ikuti Praktik Manasik Haji di Padang, Tekankan Empat Karakter Generasi Madrasah

“Mari kita pedomani kata-kata bijak, dengan ilmu hidup menjadi mudah, dengan iman hidup menjadi terarah, dan dengan seni hidup menjadi indah,” tutupnya

 

SAWAHLUNTO,Targetonlinenews.com — Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakankemenag) Kota Sawahlunto, Dr. H. Zulkifli, S.Ag, M.M, memberikan arahan sekaligus melepas siswa-siswi MTsN 1 Kota Sawahlunto untuk mengikuti kegiatan Praktik Manasik Haji di Kota Padang, Kamis (21/5/2026).

Kegiatan pelepasan tersebut berlangsung penuh semangat dan menjadi bagian dari pembinaan karakter serta penguatan pemahaman ibadah bagi para siswa madrasah.

Dalam arahannya, Dr. H. Zulkifli menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh santriwan dan santriwati yang akan mengikuti praktik manasik haji. Ia mengingatkan para peserta agar mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan disiplin serta menjaga nama baik madrasah selama berada di lokasi kegiatan maupun tempat yang dikunjungi.

“Jaga keselamatan dan kekompakan selama kegiatan berlangsung. Pastikan semua sudah berkumpul dan masuk mobil sebelum berangkat,” pesan Zulkifli kepada para siswa.

Kakankemenag Tekankan Empat Karakter Utama Generasi Madrasah

Pada kesempatan tersebut, Kakankemenag Kota Sawahlunto juga menanamkan empat karakter penting yang harus dimiliki generasi muda madrasah agar mampu menghadapi tantangan zaman.

Karakter pertama adalah intelektual atau keilmuan. Menurutnya, siswa madrasah harus memiliki wawasan dan kemampuan akademik yang baik agar mampu bersaing di era perkembangan teknologi dan informasi yang semakin cepat.

Karakter kedua yakni iman yang kuat sebagai benteng moral dalam menghadapi pengaruh negatif dan berbagai bentuk kemaksiatan di tengah kehidupan modern.

Selanjutnya, Dr. H. Zulkifli menekankan pentingnya memiliki akhlak mulia. Ia menegaskan bahwa ilmu pengetahuan tanpa akhlak yang baik tidak akan membuat seseorang dihormati di tengah masyarakat.

“Ilmu tanpa akhlak tidak akan membuat seseorang dihargai oleh orang lain,” ujarnya.

Karakter keempat yang disampaikan adalah kemampuan public speaking atau berbicara di depan umum secara baik dan beretika sebagai bekal penting dalam kehidupan sosial dan masa depan para siswa.

Praktik Manasik Haji Jadi Media Pembentukan Karakter Siswa

Kegiatan praktik manasik haji yang diikuti siswa MTsN 1 Kota Sawahlunto tersebut tidak hanya bertujuan memperkenalkan tata cara pelaksanaan ibadah haji, tetapi juga menjadi sarana pendidikan karakter, kedisiplinan, kerja sama, dan tanggung jawab.

Melalui kegiatan ini, para siswa diharapkan mampu memahami nilai-nilai spiritual sekaligus menunjukkan identitas positif sebagai santri madrasah di lingkungan masyarakat.

Menutup arahannya, Dr. H. Zulkifli mengajak seluruh siswa menjadikan ilmu, iman, dan seni sebagai pedoman dalam menjalani kehidupan.

“Mari kita pedomani kata-kata bijak, dengan ilmu hidup menjadi mudah, dengan iman hidup menjadi terarah, dan dengan seni hidup menjadi indah,” tutupnya. (Ris1)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed