oleh

Nagari Pangian Bersiap Jadi Nagari Creative Hub, Wujudkan Ekonomi Kreatif Berbasis Potensi Lokal

Wakil Bupati Tanah Datar Ahmad Fadly menyambut positif rencana tersebut. Menurutnya, program NCH sejalan dengan arah pembangunan daerah yang tertuang dalam RPJMD Tanah Datar, khususnya dalam hal pemberdayaan ekonomi masyarakat berbasis potensi nagari.

 

Tanah Datar, TargetOnlineNews. com— Pemerintah Provinsi Sumatera Barat bersama Pemerintah Kabupaten Tanah Datar terus memperkuat komitmen dalam mengembangkan ekonomi kreatif di tingkat akar rumput. Salah satu langkah strategisnya adalah menjadikan Nagari Pangian di Kecamatan Lintau Buo sebagai pilot project Nagari Creative Hub (NCH) — sebuah program inovatif yang menggabungkan kolaborasi fisik dan digital untuk pemberdayaan masyarakat nagari.

Rencana tersebut dibahas dalam rapat koordinasi dan persiapan pembangunan NCH yang digelar di Aula Bappedalitbang Pagaruyung, Senin (10/11). Pertemuan tersebut dihadiri Wakil Bupati Tanah Datar Ahmad Fadly, S.Psi, perwakilan Dinas PMD Provinsi Sumatera Barat yang diwakili Kabid Usaha Ekonomi Masyarakat (UEM) Mardianur, serta sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait.

Dalam paparannya, Mardianur menjelaskan bahwa Nagari Creative Hub merupakan program unggulan Pemerintah Provinsi Sumbar yang bertujuan menciptakan ruang inovasi dan kreativitas di tingkat nagari. Melalui program ini, masyarakat akan difasilitasi untuk mengembangkan produk unggulan lokal, memperkuat digitalisasi, serta memperluas akses pemasaran hingga ke pasar nasional dan internasional.

“Untuk mendukung pelaksanaan program ini, akan dilibatkan 17 perangkat daerah. Salah satu yang krusial adalah kontribusi Dinas Kominfotik yang akan menyediakan fasilitas internet gratis serta menghadirkan Lapau Nagari sebagai etalase produk lokal, baik secara offline maupun online,” jelasnya.

Lebih lanjut, ia mengungkapkan bahwa NCH tidak hanya akan berfungsi sebagai ruang kerja kreatif, tetapi juga ruang sosial dan budaya. Rencananya, NCH akan dilengkapi dengan “Medan Nan Bapaneh” dan “Medan Nan Balinduang”, dua area terbuka yang menjadi tempat interaksi publik, diskusi, hingga pengembangan ide-ide inovatif masyarakat.

“Berdasarkan hasil pantauan, Nagari Pangian memiliki potensi besar untuk dijadikan nagari percontohan NCH di Kabupaten Tanah Datar. Karena itu, kami berharap dukungan penuh dari Pemerintah Kabupaten,” ujar Mardianur.

Sementara itu, Wakil Bupati Tanah Datar Ahmad Fadly menyambut positif rencana tersebut. Menurutnya, program NCH sejalan dengan arah pembangunan daerah yang tertuang dalam RPJMD Tanah Datar, khususnya dalam hal pemberdayaan ekonomi masyarakat berbasis potensi nagari.

“Kami menyambut baik inisiatif Pemprov Sumbar ini. Program NCH sejalan dengan semangat pelestarian budaya dan pemberdayaan ekonomi berbasis potensi lokal. Ini merupakan transformasi besar yang bisa menjadikan potensi nagari sebagai sumber pendapatan masyarakat,” ujarnya.

Ahmad Fadly juga menekankan pentingnya peran digitalisasi dalam memperkuat daya saing produk lokal. Ia mendorong pemerintah nagari dan OPD terkait untuk memanfaatkan momentum ini sebagai peluang menuju kemandirian ekonomi masyarakat.

“Pemanfaatan teknologi digital melalui NCH harus benar-benar dimaksimalkan agar masyarakat dapat meningkatkan nilai tambah produk dan memperluas jangkauan pasar,” tambahnya.

Sementara itu, Wali Nagari Pangian Hijrah Adi Syukrial menyampaikan rasa syukurnya atas terpilihnya Nagari Pangian sebagai lokasi pilot project. Ia optimistis program ini akan membawa dampak nyata bagi perekonomian warga.

“Nagari kami memiliki potensi besar di sektor kuliner, kerajinan, dan produk UMKM. Selama ini pemasaran masih terbatas secara lokal. Dengan adanya NCH, kami yakin akan mampu menembus pasar yang lebih luas dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” tutur Hijrah.

Ia juga menegaskan bahwa seluruh unsur nagari seperti KAN, BPRN, dan lembaga masyarakat siap bersinergi untuk menyukseskan program tersebut.

Program Nagari Creative Hub (NCH) diharapkan menjadi model baru dalam pengembangan ekonomi kreatif berbasis nagari, sekaligus menjawab tantangan era digital dengan memadukan kearifan lokal dan teknologi. Dengan kolaborasi antara pemerintah provinsi, kabupaten, dan masyarakat nagari, Tanah Datar optimistis melahirkan inovasi yang mampu memperkuat daya saing daerah sekaligus menjaga identitas budaya Minangkabau. (Ris1)

banner 336x280

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed