Tanamkan Nilai Kejujuran dan Taat Aturan, Kejaksaan Negeri Sawahlunto Hadir Edukasi Hukum di TK Muaro Kalaban.Dalam kegiatan tersebut, Kasubsi II Bidang Intelijen Kejari Sawahlunto, Laras Iga Mawarni, S.H., bersama Penelaah Penuntutan dan Penegakan Hukum (Calon Jaksa Ahli Pertama) Mastura Ajeng Saputri, S.H., hadir sebagai narasumber dalam bimbingan dan penyuluhan tentang profesi jaksa.
Sawahlunto, Kabardaerah. com— Kejaksaan Negeri (Kejari) Sawahlunto terus memperkuat peran edukatifnya melalui program penyuluhan hukum bagi masyarakat. Kali ini, kegiatan dilaksanakan di lingkungan pendidikan usia dini, tepatnya di TK Pertiwi III Muaro Kalaban, Kamis (12/2/2026).
Dalam kegiatan tersebut, Kasubsi II Bidang Intelijen Kejari Sawahlunto, Laras Iga Mawarni, S.H., bersama Penelaah Penuntutan dan Penegakan Hukum (Calon Jaksa Ahli Pertama) Mastura Ajeng Saputri, S.H., hadir sebagai narasumber dalam bimbingan dan penyuluhan tentang profesi jaksa.
Kolaborasi Dunia Pendidikan dan Aparat Penegak Hukum
Kegiatan ini dilaksanakan setelah Kejari Sawahlunto menerima surat permohonan resmi dari pihak TK Pertiwi III Muaro Kalaban yang menginginkan adanya pengenalan profesi jaksa kepada para siswa. Langkah ini menjadi bentuk kolaborasi positif antara lembaga pendidikan dan aparat penegak hukum dalam membangun karakter anak sejak usia dini.
Dalam penyuluhan tersebut, materi disampaikan dengan pendekatan yang ramah anak, interaktif, dan komunikatif. Anak-anak diperkenalkan pada tugas dan peran jaksa dalam sistem peradilan, serta pentingnya hukum dalam menjaga ketertiban dan keadilan di masyarakat.
Tanamkan Nilai Kejujuran dan Tanggung Jawab
Melalui pengenalan profesi jaksa, para siswa diajak memahami nilai-nilai dasar seperti kejujuran, kedisiplinan, tanggung jawab, serta sikap taat aturan dalam kehidupan sehari-hari. Edukasi hukum sejak usia taman kanak-kanak dinilai penting untuk membentuk karakter positif dan membangun kesadaran hukum yang berkelanjutan.
Laras Iga Mawarni menjelaskan bahwa penyuluhan hukum tidak hanya menyasar kalangan dewasa, tetapi juga penting diberikan kepada anak-anak dengan metode yang sesuai usia mereka.
“Membangun kesadaran hukum bisa dimulai dari langkah kecil. Anak-anak perlu dikenalkan nilai keadilan, kejujuran, dan tanggung jawab sejak dini agar tumbuh menjadi generasi yang sadar hukum,” ujarnya dalam kegiatan tersebut.
Komitmen Kejari Sawahlunto Hadir di Tengah Masyarakat
Kejaksaan Negeri Sawahlunto menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat, tidak hanya dalam fungsi penegakan hukum, tetapi juga dalam upaya preventif melalui edukasi dan penyuluhan.
Program penyuluhan hukum di sekolah-sekolah, termasuk pendidikan anak usia dini, menjadi bagian dari strategi preventif dalam membangun budaya hukum yang kuat.
Upaya ini sejalan dengan semangat Kejaksaan Republik Indonesia untuk menghadirkan institusi yang humanis, edukatif, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
Dengan pendekatan yang persuasif dan edukatif, Kejari Sawahlunto berharap kegiatan seperti ini dapat mempererat hubungan antara aparat penegak hukum dan masyarakat, sekaligus menciptakan generasi masa depan yang berintegritas.(Ris1)















Komentar