Ketua Umum ORADO Kota Sawahlunto, Musfrizal yang akrab disapa Bang Oyon, menyatakan ORADO hadir untuk mengubah stigma domino yang selama ini identik dengan meja kopi dan hiburan malam, menjadi cabang olahraga resmi yang memiliki aturan, pembinaan atlet, dan jenjang kejuaraan yang terstruktur
SAWAHLUNTO-Targetonlinenews.com: Federasi Olahraga Domino Nasional (ORADO) Kota Sawahlunto menegaskan arah geraknya sebagai organisasi olahraga prestasi. Komitmen tersebut disampaikan dalam acara silaturahmi sekaligus pertandingan ekshibisi yang digelar pada Jumat (5/9/2026) di Kota Sawahlunto.
Ketua Umum ORADO Kota Sawahlunto, Musfrizal yang akrab disapa Bang Oyon, menyatakan ORADO hadir untuk mengubah stigma domino yang selama ini identik dengan meja kopi dan hiburan malam, menjadi cabang olahraga resmi yang memiliki aturan, pembinaan atlet, dan jenjang kejuaraan yang terstruktur.
“Tujuan awal pendirian ORADO adalah sebagai wadah pecinta domino dan tempat silaturahmi antar pengurus serta calon atlet sesuai aturan organisasi,” ujar Bang Oyon dalam sambutannya.
Fokus utama ORADO Sawahlunto saat ini adalah sosialisasi, pembinaan, dan persiapan agenda besar bertajuk “Alek Gadang” Open Tournament Domino yang akan digelar pada pertengahan Oktober 2026.
Turnamen terbuka tersebut disiapkan dengan total hadiah sebesar Rp50 juta dan ditargetkan menjadi event perdana dan terbesar ORADO di Kota Arang.
Didampingi Ketua Harian ORADO Sawahlunto, Andrio AN, Bang Oyon meminta seluruh pengurus yang baru terbentuk untuk bergerak bersama mensosialisasikan ORADO ke tengah masyarakat.
Andrio menegaskan adanya pembagian strategi pembinaan yang jelas. Sistem pertandingan tradisional akan tetap dipertahankan namun difokuskan khusus untuk kejuaraan di tingkat lokal.
“Sistem pertandingan tradisional akan kita gunakan khusus untuk kejuaraan lokal. Sementara energi besar pengurus harus kita arahkan ke event yang lebih besar,” ujar Andrio AN.
Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga kebersamaan di tengah keberagaman latar belakang pecinta domino di Sawahlunto, mulai dari perbedaan usia, profesi, hingga latar belakang sosial ekonomi.
“Jangan sampai niat awal kita bersilaturahmi dan rapat persiapan ‘alek gadang’ justru bergeser fokus menjadi sekadar ajang ‘domain pool extra’,” tegasnya.
Andrio memastikan ORADO Sawahlunto dikelola secara kolektif dan demokratis. Seluruh usulan dan masukan dari anggota akan ditampung, dan setiap keputusan akan diambil bersama secara organisasi, bukan secara sepihak.
Lebih dari sekadar perebutan hadiah, Open Tournament Oktober mendatang diproyeksikan menjadi momentum untuk mengangkat prestasi domino sekaligus melahirkan atlet-atlet domino asal Sawahlunto yang mampu bersaing di tingkat provinsi hingga nasional.
Untuk melegalkan langkah tersebut, ORADO Sawahlunto saat ini tengah merampungkan proses administrasi untuk pengajuan Surat Keputusan (SK) ke Pengprov ORADO Sumatera Barat. Tahap awal yang sedang ditempuh adalah mengantongi Surat Rekomendasi resmi dari KONI Kota Sawahlunto.
Dengan langkah strategis dan terukur ini, ORADO Sawahlunto ingin membuktikan bahwa domino bisa naik kelas. Dari yang semula hanya dianggap sebagai permainan pengisi waktu, kini menjadi cabang olahraga prestasi yang membanggakan dan mengharumkan nama Kota Sawahlunto, Kota Arang yang bersejarah.(rel/ris1)
















Komentar