oleh

Pemko Padang Panjang Perkuat Sinergi Penanggulangan Kemiskinan Lewat Rakor TKPK 2026

 

Padang Panjang, Targetonlinenews.com — Pemerintah Kota (Pemko) Padang Panjang memperkuat komitmen dalam menekan angka kemiskinan melalui Rapat Koordinasi (Rakor) Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan (TKPK) yang digelar di Aula Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda), Rabu (15/4/2026).

Rakor tersebut diikuti seluruh unsur TKPK Kota Padang Panjang sebagai upaya memperkuat sinergi lintas sektor dalam merumuskan kebijakan dan program penanggulangan kemiskinan yang lebih efektif dan tepat sasaran pada tahun 2026.

Wakil Wali Kota Padang Panjang, Allex Saputra selaku Ketua TKPK, menegaskan bahwa forum koordinasi ini tidak boleh berhenti pada tataran wacana, melainkan harus menghasilkan langkah konkret yang memberikan dampak langsung kepada masyarakat.

“Yang kita butuhkan adalah program yang nyata dan menyentuh langsung masyarakat, bukan bantuan yang bersifat terus-menerus tanpa solusi jangka panjang,” tegas Allex dalam arahannya.

Ia juga menekankan pentingnya validitas data sebagai fondasi utama dalam penyusunan program. Menurutnya, penggunaan data berbasis by name by address menjadi kunci agar intervensi pemerintah tepat sasaran dan mampu menjangkau kelompok masyarakat yang benar-benar membutuhkan.

“Koordinasi lintas sektor menjadi kunci, karena penanggulangan kemiskinan tidak bisa diselesaikan secara parsial. Semua pihak harus bergerak bersama,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Allex juga menyampaikan target agar program penanggulangan kemiskinan dapat menjangkau masyarakat dari kelompok desil satu hingga desil lima. Langkah ini diharapkan mampu memperluas cakupan penerima manfaat dan mendorong lebih banyak keluarga keluar dari garis kemiskinan.

Sementara itu, Kepala Bappeda Padang Panjang, Putra Dewangga, menyebutkan bahwa rakor ini merupakan pertemuan perdana TKPK pada tahun 2026. Ia menegaskan bahwa penanggulangan kemiskinan merupakan bagian dari program strategis nasional yang membutuhkan dukungan penuh pemerintah daerah serta kolaborasi lintas perangkat daerah.

“Data kesejahteraan sosial di Padang Panjang hingga April 2026 tercatat sebanyak 63.686 individu. Kami berharap seluruh OPD dapat menggunakan data yang akurat agar penyaluran program bantuan berjalan efektif,” jelasnya.

Melalui rakor ini, Pemko Padang Panjang menargetkan terciptanya langkah-langkah terintegrasi yang tidak hanya bersifat bantuan sosial, tetapi juga mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat secara berkelanjutan.

Dengan penguatan koordinasi dan pemanfaatan data yang akurat, upaya penanggulangan kemiskinan di Kota Padang Panjang diharapkan semakin optimal, tepat sasaran, dan mampu memberikan dampak nyata bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat.(Andes/Ris1)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *