Diterjang bencana besar hingga raih penghargaan nasional—bagaimana kinerja Pemko Padang Panjang sepanjang 2025? Simak fakta lengkap LKPJ Wali Kota Hendri Arnis di sini.
PADANG PANJANG, Targetonlinenews.com — Wali Kota Padang Panjang, Hendri Arnis, resmi menyampaikan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Tahun Anggaran 2025 dalam Rapat Paripurna DPRD, Senin (30/3/2026). Laporan tersebut memotret kinerja pemerintahan daerah sepanjang satu tahun, termasuk capaian pembangunan dan dampak bencana besar yang melanda kota tersebut.
Rapat paripurna dipimpin Ketua DPRD Imbral, didampingi Wakil Ketua Mardiansyah, serta dihadiri unsur Forkopimda, Wakil Wali Kota Allex Saputra, Penjabat Sekretaris Daerah Wita Desi Susanti, dan jajaran kepala OPD, camat, hingga lurah.
Dalam pemaparannya, Hendri Arnis menegaskan bahwa secara umum pelaksanaan program dan kegiatan pemerintah daerah sepanjang 2025 berjalan dengan baik. Namun, ia mengakui masih terdapat sejumlah kendala, terutama akibat bencana hidrometeorologi yang terjadi pada akhir November 2025.
“Curah hujan dengan intensitas tinggi memicu banjir dan tanah longsor di sejumlah wilayah, mengakibatkan 45 orang meninggal dunia, 17 orang hilang, dan 1.368 jiwa terdampak,” ungkap Hendri.
Bencana tersebut tidak hanya menelan korban jiwa, tetapi juga menyebabkan kerusakan signifikan, dengan total 397 unit rumah terdampak. Selain itu, infrastruktur vital, akses transportasi, serta aktivitas ekonomi masyarakat ikut terganggu. Kondisi ini menjadi indikator tingginya kerentanan Kota Padang Panjang terhadap risiko perubahan iklim.
Sebagai respons cepat, Pemerintah Kota Padang Panjang menetapkan status tanggap darurat dan segera mengerahkan berbagai upaya penanganan. Mulai dari pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat terdampak hingga pemulihan akses layanan publik.
Tak hanya itu, Pemko juga memperkuat koordinasi lintas pemerintah, baik dengan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat maupun Pemerintah Pusat, guna mempercepat proses rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana.
Sejumlah langkah konkret pun telah direalisasikan. Di antaranya penyediaan hunian sementara melalui pemanfaatan rumah susun sederhana sewa (rusunawa), fasilitasi sewa rumah bagi korban, penyaluran bantuan logistik, serta pembangunan hunian tetap yang melibatkan kementerian terkait dan dukungan para donatur.
Di tengah situasi penuh tantangan tersebut, Pemko Padang Panjang tetap mampu mencatatkan sejumlah capaian membanggakan. Kota ini berhasil meraih Green City Award dari UI Green City Metric, serta berbagai penghargaan dalam ajang Top BUMD Awards 2025.
Penghargaan tersebut meliputi kategori Top Pembina BUMD, Top BUMD Bintang 5 untuk Perumda Air Minum Tirta Serambi dan RSUD Padang Panjang, serta Top CEO BUMD—yang menegaskan kinerja positif badan usaha milik daerah.
Hendri Arnis turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh elemen masyarakat dan pemangku kepentingan yang telah berkontribusi dalam menjaga stabilitas daerah.
“Terima kasih kepada seluruh elemen masyarakat yang telah menjaga suasana aman, tertib, dan kondusif, sehingga penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan dapat berjalan dengan baik,” ujarnya.
Ia berharap LKPJ 2025 yang disampaikan dapat menjadi bahan evaluasi komprehensif bagi DPRD dalam merumuskan rekomendasi strategis. Rekomendasi tersebut diharapkan mampu meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan dan memperkuat pembangunan daerah ke depan, terutama dalam menghadapi tantangan bencana dan perubahan iklim.
Dengan kombinasi antara respons cepat terhadap krisis dan capaian pembangunan yang tetap terjaga, LKPJ 2025 menjadi cerminan dinamika sekaligus ketahanan Kota Padang Panjang dalam menghadapi tahun yang penuh ujian. (shintia)










Komentar