Sawahlunto,Targetonlinenews.com– Wali Kota Sawahlunto, Riyanda Putra, menegaskan pentingnya penguatan aspek keselamatan dan kesehatan kerja (K3) di berbagai sektor dalam amanatnya pada Apel Bulan K3 Tahun 2026 yang digelar di Lapangan Segitiga, Kamis (12/2/2026).
Dalam kesempatan tersebut, Riyanda menekankan bahwa keselamatan dan keamanan jiwa raga pekerja harus menjadi prioritas utama dalam setiap aktivitas kerja, baik di lingkungan pemerintahan maupun dunia usaha di Kota Sawahlunto.
“Keselamatan dan keamanan jiwa raga adalah prioritas utama dalam bekerja. Setiap upaya, prosedur, dan teknik keselamatan kerja harus dijalankan secara disiplin dan maksimal,” tegas Riyanda Putra di hadapan peserta apel yang terdiri dari jajaran Pemko Sawahlunto, unsur perusahaan, dan perwakilan tenaga kerja.
Menurut Riyanda, penyelenggaraan Bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja bukan sekadar agenda rutin tahunan. Momentum ini harus dimaknai sebagai ajang untuk memperbarui semangat, memperkuat wawasan, serta membangun budaya kerja yang lebih tertib, disiplin, dan aman.
Ia menilai, budaya K3 yang kuat akan berdampak langsung pada peningkatan produktivitas dan keberlanjutan aktivitas ekonomi daerah, terutama di kota yang memiliki sejarah panjang sebagai kawasan industri pertambangan seperti Sawahlunto.
“Keberpihakan pada keselamatan kerja adalah bagian penting dari perlindungan tenaga kerja. Ini bukan hanya kewajiban regulatif, tetapi investasi jangka panjang bagi keberlanjutan ekonomi daerah,” ujarnya.
Pemko dan Perusahaan Diminta Perkuat Sistem Pengawasan K3
Dalam amanatnya, Wali Kota juga mengingatkan seluruh perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kota Sawahlunto serta perusahaan-perusahaan yang beroperasi di wilayah tersebut untuk terus responsif memperkuat sistem keselamatan kerja.
Ia mengarahkan perangkat daerah terkait agar menjaga mutu pengawasan dan pembinaan K3 sesuai dengan regulasi yang berlaku, sekaligus memastikan implementasi standar keselamatan benar-benar diterapkan di lapangan.
Langkah ini dinilai penting untuk meminimalisir risiko kecelakaan kerja, meningkatkan kepatuhan terhadap standar operasional, serta memperkuat perlindungan terhadap tenaga kerja di berbagai sektor, mulai dari industri, jasa, hingga konstruksi.
Pada apel Bulan K3 tersebut juga dilakukan penyerahan santunan Jaminan Kematian (JKM) dari BPJS Ketenagakerjaan secara simbolis kepada ahli waris almarhum Musriadi, karyawan PT AIC Jaya.
Penyerahan santunan ini menjadi pengingat bahwa perlindungan sosial ekonomi bagi tenaga kerja harus terus diperkuat melalui sinergi antara perusahaan, pemerintah, dan negara.
Wali Kota Riyanda menegaskan bahwa kehadiran negara melalui skema jaminan sosial ketenagakerjaan merupakan bentuk nyata perlindungan terhadap pekerja dan keluarganya dari risiko sosial ekonomi akibat kecelakaan kerja maupun kematian.
“Perlindungan tenaga kerja tidak berhenti pada aspek keselamatan di tempat kerja, tetapi juga harus mencakup jaminan sosial yang memastikan keluarga pekerja tetap terlindungi,” tutupnya.
Dengan komitmen tersebut, Pemerintah Kota Sawahlunto berharap pelaksanaan Bulan K3 2026 menjadi titik penguatan budaya keselamatan kerja yang berkelanjutan, sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi daerah yang aman, produktif, dan berkeadilan.(Ris1)
Tag & Geo-SEO:
Sawahlunto, Kota Sawahlunto Sumatera Barat, Wali Kota Sawahlunto Riyanda Putra, Bulan K3 2026, Apel K3 Sawahlunto, Lapangan Segitiga Sawahlunto, BPJS Ketenagakerjaan, Jaminan Kematian JKM, PT AIC Jaya, Keselamatan dan Kesehatan Kerja, K3 Sumatera Barat, berita Sawahlunto hari ini, Pemko Sawahlunto, tenaga kerja Sawahlunto, ekonomi daerah Sumbar





















Komentar