oleh

Tutup Tahun dengan Doa dan Zikir, Pemko Sawahlunto Tekankan Refleksi Spiritual dan Solidaritas Sosial

Wakil Wali Kota Sawahlunto Jeffry Hibatullah dalam sambutannya menegaskan bahwa pendekatan religius ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah membangun kesadaran bersama akan pentingnya keseimbangan antara pembangunan fisik dan pembangunan karakter masyarakat.

 

 

Sawahlunto,Targetonlinenews.com — Pemerintah Kota Sawahlunto menutup akhir tahun 2025 dengan pendekatan spiritual melalui kegiatan doa dan zikir bersama yang digelar di Masjid Agung Nurul Islam, Rabu (31/12/2025) malam. Kegiatan ini diikuti oleh Wakil Wali Kota Sawahlunto Jeffry Hibatullah, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), pimpinan perangkat daerah, serta tokoh masyarakat.

Doa dan zikir bersama tersebut dirangkai dengan momen pergantian tahun sebagai ikhtiar kolektif untuk memaknai akhir tahun tidak sekadar sebagai perayaan seremonial, melainkan sebagai ruang refleksi, evaluasi, dan penguatan nilai-nilai spiritual dalam menyongsong tahun yang baru.

Wakil Wali Kota Sawahlunto Jeffry Hibatullah dalam sambutannya menegaskan bahwa pendekatan religius ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah membangun kesadaran bersama akan pentingnya keseimbangan antara pembangunan fisik dan pembangunan karakter masyarakat.

“Pergantian tahun adalah waktu yang tepat untuk bermuhasabah, mengevaluasi apa yang telah kita lakukan sepanjang tahun, serta menata kembali niat dan langkah ke depan dengan landasan spiritual yang kuat,” ujar Jeffry.

Selain sebagai sarana refleksi, kegiatan tersebut juga dimaksudkan sebagai wujud empati dan solidaritas moral masyarakat Sawahlunto terhadap saudara-saudara sebangsa yang terdampak bencana hidrometeorologi di sejumlah wilayah, seperti Provinsi Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Doa bersama dipanjatkan agar para korban diberi kekuatan, keselamatan, serta kemudahan dalam proses pemulihan.

Jeffry Hibatullah juga mengajak seluruh masyarakat Sawahlunto menjadikan malam pergantian tahun sebagai momentum kebersamaan yang aman, tertib, dan bermakna. Ia mengimbau agar masyarakat menghindari bentuk perayaan yang berpotensi mengganggu ketertiban umum maupun keselamatan bersama.

“Menjaga ketenangan, harmoni sosial, serta nilai-nilai spiritual adalah bagian penting dari ikhtiar kita bersama dalam membangun Sawahlunto yang berkarakter, rukun, dan memiliki kesadaran sosial yang tinggi,” katanya.

Menurutnya, kekuatan spiritual dan solidaritas sosial merupakan fondasi penting dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan, termasuk dinamika sosial dan dampak bencana alam yang kian kompleks akibat perubahan iklim.

Kegiatan doa dan zikir bersama ini disambut khidmat oleh para jamaah. Selain mempererat silaturahmi antara pemerintah daerah dan masyarakat, kegiatan tersebut juga menjadi simbol komitmen Pemko Sawahlunto dalam mendorong budaya religius, ketertiban sosial, dan kepedulian kemanusiaan sebagai bagian dari identitas kota warisan dunia itu.

Dengan menutup tahun melalui doa dan refleksi, Pemerintah Kota Sawahlunto berharap tahun mendatang dapat dijalani dengan semangat baru, kebersamaan yang lebih kuat, serta keberkahan bagi seluruh masyarakat.(Ris1)

banner 336x280

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed